<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Cincin cerai?</title>
	<atom:link href="http://elmosphere.com/2008/cincin-cerai/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://elmosphere.com/2008/cincin-cerai/</link>
	<description></description>
	<pubDate>Tue, 09 Feb 2010 15:33:23 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7.1</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: li2s</title>
		<link>http://elmosphere.com/2008/cincin-cerai/comment-page-1/#comment-10099</link>
		<dc:creator>li2s</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Jan 2010 10:20:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://elmosphere.com/?p=160#comment-10099</guid>
		<description>onok maneh cincin perceraian</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>onok maneh cincin perceraian</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ulis</title>
		<link>http://elmosphere.com/2008/cincin-cerai/comment-page-1/#comment-1996</link>
		<dc:creator>ulis</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2008 23:46:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://elmosphere.com/?p=160#comment-1996</guid>
		<description>Berkali2 dia bilang dia yang salah, dia yang memulai, dia yang memaksa P itu. Aku sampe emosi, aku tanya waktu P itu dipaksa apa P itu teriak2 minta tolong? Dia menggeleng, NAHH kalo gitu P itu sebetulnya ngarepin juga ' dibegituin '!! Aku mengatakan itu karena aku ingin nyadarin suami kalo perselingkuhan itu terjadi karena kesalahan dua orang yang berselingkuh atau bahkan sadar atau tidak adalah kesalahan tiga orang (satunya tentunya suami/istri dari org yg berselingkuh itu, bukan begitu?) Kalo cuma satu pihak namanya perkosaan, betul tidak?

Akupun sampai meminta dia menceraikaanku juga karena dia bilang dia masih sayang sama P itu, cinta pertamanya dulu. Aku sayang sekali sama suamiku. aku ingin dia bahagia. Kalo dipikir P itu kebahagiaanya kenapa aku hrs menghalangi. Tapi bukan berarti mereka bisa menentukan nasibku seenaknya, menjadikan aku istri pertama, P itu (katanya rela) jadi istri kedua. Merencanakan smua itu tanpa sepengetahuanku, tidak peduli perasaanku. Mereka pikir kawin siri itu gampang, begitu naifnya, sebuah perkawinan seperti permainan hanya untuk melegalkan kesalahan. Lebih baik aku dicerai daripada dimadu. 

Syukurlah suamiku mulai nyadar, moga2 ini jawaban atas doa2ku slama ini. Aku juga pastinya lebih sabar dan pasrah, tapi juga harus tetap semangat memulai kehidupan rumah tangga kami menuju yang lebih baik, smoga menjadi keluarga yang sakinan, mawaddah, warrohmah. Amin Ya Allah. Minta doanya juga ya Mo... Thanks a lot dah mau kuajak berbagi. See U...

&lt;div class="JawabKomentar"&gt;sukurlah kalo suami mbak dah mulai bisa berpikir jernih lagi. Elmo pun harap kehidupan rumah tangga mbak bisa lebih baik dari sekarang, komunikasinya lebih baik. Dan semoga suami mbak bisa menjaga keutuhan rumah tangga mbak. Makasi juga mau berbagi disini.. Cu</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Berkali2 dia bilang dia yang salah, dia yang memulai, dia yang memaksa P itu. Aku sampe emosi, aku tanya waktu P itu dipaksa apa P itu teriak2 minta tolong? Dia menggeleng, NAHH kalo gitu P itu sebetulnya ngarepin juga &#8216; dibegituin &#8216;!! Aku mengatakan itu karena aku ingin nyadarin suami kalo perselingkuhan itu terjadi karena kesalahan dua orang yang berselingkuh atau bahkan sadar atau tidak adalah kesalahan tiga orang (satunya tentunya suami/istri dari org yg berselingkuh itu, bukan begitu?) Kalo cuma satu pihak namanya perkosaan, betul tidak?</p>
<p>Akupun sampai meminta dia menceraikaanku juga karena dia bilang dia masih sayang sama P itu, cinta pertamanya dulu. Aku sayang sekali sama suamiku. aku ingin dia bahagia. Kalo dipikir P itu kebahagiaanya kenapa aku hrs menghalangi. Tapi bukan berarti mereka bisa menentukan nasibku seenaknya, menjadikan aku istri pertama, P itu (katanya rela) jadi istri kedua. Merencanakan smua itu tanpa sepengetahuanku, tidak peduli perasaanku. Mereka pikir kawin siri itu gampang, begitu naifnya, sebuah perkawinan seperti permainan hanya untuk melegalkan kesalahan. Lebih baik aku dicerai daripada dimadu. </p>
<p>Syukurlah suamiku mulai nyadar, moga2 ini jawaban atas doa2ku slama ini. Aku juga pastinya lebih sabar dan pasrah, tapi juga harus tetap semangat memulai kehidupan rumah tangga kami menuju yang lebih baik, smoga menjadi keluarga yang sakinan, mawaddah, warrohmah. Amin Ya Allah. Minta doanya juga ya Mo&#8230; Thanks a lot dah mau kuajak berbagi. See U&#8230;</p>
<div class="JawabKomentar">sukurlah kalo suami mbak dah mulai bisa berpikir jernih lagi. Elmo pun harap kehidupan rumah tangga mbak bisa lebih baik dari sekarang, komunikasinya lebih baik. Dan semoga suami mbak bisa menjaga keutuhan rumah tangga mbak. Makasi juga mau berbagi disini.. Cu</div>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ulis</title>
		<link>http://elmosphere.com/2008/cincin-cerai/comment-page-1/#comment-1995</link>
		<dc:creator>ulis</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2008 23:07:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://elmosphere.com/?p=160#comment-1995</guid>
		<description>Makasih mo tanggapannya, akhirnya tadi malam suami lebih memilih aku daripada pere itu. Aku tanya knapa? Katanya karena dia benar-benar sayang ma aku. Jujur aku masih sangsi, belum bisa percaya 100%, tapi ini sebuah kemajuan karena sebelumnya dia selalu bingung dan gak bisa menjawab. Smoga kali ini dia benar2 jujur dan sungguh2 karena janjinya ini bukan hanya padaku tapi yang terpenting adalah pembuktian janjinya pada Allah SWT, kalo dia bohong...aduuh aku harap tidak, karena aku percaya karma itu ada, bukannya Tuhan itu Maha Adil dan Maha Mengetahui? 

Pernikahan kami sehat atau tidak sebelum dia ketemu P itu? Aku nggak tau, mungkin jg gak sehat / tepatnya kurang sehat ^_^ karena kalo betul2 sehat mestinya ini tdk terjadi. Aku juga koreksi diri nanya suami apa kekuranganku justru dia gak bisa jawab,. Katanya smua ini terjadi murni kesalahannya, karena setelah ketemu P itu tiba2 dia CLBK. Berkali dia m</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Makasih mo tanggapannya, akhirnya tadi malam suami lebih memilih aku daripada pere itu. Aku tanya knapa? Katanya karena dia benar-benar sayang ma aku. Jujur aku masih sangsi, belum bisa percaya 100%, tapi ini sebuah kemajuan karena sebelumnya dia selalu bingung dan gak bisa menjawab. Smoga kali ini dia benar2 jujur dan sungguh2 karena janjinya ini bukan hanya padaku tapi yang terpenting adalah pembuktian janjinya pada Allah SWT, kalo dia bohong&#8230;aduuh aku harap tidak, karena aku percaya karma itu ada, bukannya Tuhan itu Maha Adil dan Maha Mengetahui? </p>
<p>Pernikahan kami sehat atau tidak sebelum dia ketemu P itu? Aku nggak tau, mungkin jg gak sehat / tepatnya kurang sehat ^_^ karena kalo betul2 sehat mestinya ini tdk terjadi. Aku juga koreksi diri nanya suami apa kekuranganku justru dia gak bisa jawab,. Katanya smua ini terjadi murni kesalahannya, karena setelah ketemu P itu tiba2 dia CLBK. Berkali dia m</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ulis</title>
		<link>http://elmosphere.com/2008/cincin-cerai/comment-page-1/#comment-1950</link>
		<dc:creator>ulis</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Oct 2008 03:50:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://elmosphere.com/?p=160#comment-1950</guid>
		<description>Aku nii gak mo komentar soal cincin itu mo. Tapi kata-kata sepupumu itu. Coz q skrg py msalh rumit bgt. Boleh curhat? Siapa tau ada yang bs ksh solusi (please!!). Aku dah merit usiaku 32 th suami 37 th, bln april kemaren pas 10 taon usia perkawinanku, py anak perempuan satu kelas 4 SD. Seminggu lalu suamiku ngaku dah selingkuh bahkan selingkuhannya hamil. Sakitnya hati sdh gak bs aku gambarkan, aku tanya knapa bs begitu? Apa salahku? kekuranganku? dsb-dsb... Dia bilang tdk ada. Katanya pere itu dl cinta pertamanya ( duluuu jaman SMA, pere itu umurnya 2 taon diatasku ). Ketemuan lagi gara-gara ambil roti pesenanku awal taon ini (pere itu py usaha terima pesanan roti, dan sialnya lagi aku order dia). Aku cuma kenal pere itu lwt telpon. setelah pertemuan itu, pere itu curhat ke suami tanpa sepengetahuanku, betapa menderitanya dia setelah putus sama suamiku duluuuuu itu. Sampai stress katanya, sampai-sampai dia terjerumus jadi istri simpanan ( herannya terjerumusnya nggak dari dulu ??!) Jadi status pere itu istri siri seseorang yang juga masih suami orang lain. Gila nggak!!! Tapi suamiku seperti sudah dibutakan mata hatinya, dia begitu percaya dg pere itu sampai melakukan dosa. Katanya karena dia masih sayang sama pere itu. Ketika aku tanya knapa nggak dari jaman dulu dikejar, dicari biar bisa berjodoh sama dia? Knapa malah begitu ulet ngejar aku, dia bilang karena dia benar2 sayang dan cinta aku. Aku memaafkan perbuatannya mo, aku tau kalutnya dia, dan aku respek dg keberaniannya untuk jujur. Tapi satu hal yang tdk bs aku terima adalah keinginannya untuk poligami. Aku bilang, aku lebih rela dicerai tapi dia nggak mau, dia nggak bisa hidup tanpa aku (katanya) bahkan sekarang dia lebih menyanyangiku, lebih mencintaiku. Tapi aku juga benar2 nggak mau dipoligami, aku mencintai suamiku, teramat sangat malah, aku benar2 terluka dg keinginannya itu. Aku sebenarnya jg nggak mau kehilangan dia, tapi apakah aku bisa begini terus? Hidup dibayang-bayangi perasaan suami yang mendua? Jangan dikira aku ga brusaha mempertahankan keutuhan klgku, aku berusaha keras, tapi kadang-kadang rasa putus asa datang. Banyak doa dan mohon ampunan atas kesalahan suami dan kesalahanhu sendiri, kadang hatiku bisa tegar nggak mau nyerah dg keadaan ini, ada keyakinan yang dalam akan pertolongan Tuhan. Tapi aku juga gak bisa menghindar dari rasa capek, lelah, dan putus asa. Aku meminta berkali-kali untuk memilih, aku atau pere itu. Kalo dia tetep ingin dengan pere itu, aku benar2 meminta untuk dicerai, karena selama aku msh jd istrinya, sampai kapanpun tdk aku ijinkan dia menikah lagi. Dia betul2 bingung mo, sering aku tdk tega melihatnya, karena itu aku utarakan lagi kerelaanku spy dicerai, tapi dia tetep nggak mau. Ketika aku baca tulisanmu aku sempat berpikir, apakah keputusannku untuk bercerai juga sebuah pelarian...???!!

&lt;div class="JawabKomentar"&gt;wah..elmo dikit kaget ni pas baca komen.. ternyata ada yang ngalamin dan baca ni.. :) thanks banget ya dah mau share disini.. Permasalahan yang Ulis alami cukup rumit.. dan pasti..pasti menyakitkan. Memang elmo tidak mengalami apa yang Ulis alami, tapi elmo cukup mengerti dan merasakan juga. Menurut elmo pribadi, nggak pernah setuju sama yang namanya perceraian. Buatku, pernikahan itu sakral, suci adanya.. dan hanya sekali seumur hidup. Demikian juga elmo nggak setuju banget sama yang namanya poligami. Menikah itu sekali seumur hidup dan yup.. kesetiaan itu sangat..sangat penting. Pertanyaan2 Ulis tentang kenapa nggak dari dulu suami Ulis berusaha untuk mencari mantannya dan kemudian menikahinya, ketimbang berbuat dosa belakangan.. itu juga yang elmo pikirkan.. Pertanyaan elmo.. Apakah keputusan suami Ulis merupakan keputusan yang matang?Dalam artian.. bukan nafsu belaka? Apakah pernikahan kalian sehat sebelum suami Ulis bertemu dengan mantannya? Saya rasa.. keputusan untuk bercerai bukanlah jalan yang terbaik.. Bagaimana dengan anak Ulis nantinya? Mungkin saat ini yang diperlukan adalah bicara dari hati ke hati.. terbuka. Apakah selama ini suami mengalami suatu masalah atau ada hal-hal yang dia rasakan tapi tidak pernah diutarakan? Yang pada akhirnya membuat suami jadi khilaf? Itu dulu pertanyaan saya.. hehe.. *duh maaf ya elmo ni nggak pandai dalam hal beginian* :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Aku nii gak mo komentar soal cincin itu mo. Tapi kata-kata sepupumu itu. Coz q skrg py msalh rumit bgt. Boleh curhat? Siapa tau ada yang bs ksh solusi (please!!). Aku dah merit usiaku 32 th suami 37 th, bln april kemaren pas 10 taon usia perkawinanku, py anak perempuan satu kelas 4 SD. Seminggu lalu suamiku ngaku dah selingkuh bahkan selingkuhannya hamil. Sakitnya hati sdh gak bs aku gambarkan, aku tanya knapa bs begitu? Apa salahku? kekuranganku? dsb-dsb&#8230; Dia bilang tdk ada. Katanya pere itu dl cinta pertamanya ( duluuu jaman SMA, pere itu umurnya 2 taon diatasku ). Ketemuan lagi gara-gara ambil roti pesenanku awal taon ini (pere itu py usaha terima pesanan roti, dan sialnya lagi aku order dia). Aku cuma kenal pere itu lwt telpon. setelah pertemuan itu, pere itu curhat ke suami tanpa sepengetahuanku, betapa menderitanya dia setelah putus sama suamiku duluuuuu itu. Sampai stress katanya, sampai-sampai dia terjerumus jadi istri simpanan ( herannya terjerumusnya nggak dari dulu ??!) Jadi status pere itu istri siri seseorang yang juga masih suami orang lain. Gila nggak!!! Tapi suamiku seperti sudah dibutakan mata hatinya, dia begitu percaya dg pere itu sampai melakukan dosa. Katanya karena dia masih sayang sama pere itu. Ketika aku tanya knapa nggak dari jaman dulu dikejar, dicari biar bisa berjodoh sama dia? Knapa malah begitu ulet ngejar aku, dia bilang karena dia benar2 sayang dan cinta aku. Aku memaafkan perbuatannya mo, aku tau kalutnya dia, dan aku respek dg keberaniannya untuk jujur. Tapi satu hal yang tdk bs aku terima adalah keinginannya untuk poligami. Aku bilang, aku lebih rela dicerai tapi dia nggak mau, dia nggak bisa hidup tanpa aku (katanya) bahkan sekarang dia lebih menyanyangiku, lebih mencintaiku. Tapi aku juga benar2 nggak mau dipoligami, aku mencintai suamiku, teramat sangat malah, aku benar2 terluka dg keinginannya itu. Aku sebenarnya jg nggak mau kehilangan dia, tapi apakah aku bisa begini terus? Hidup dibayang-bayangi perasaan suami yang mendua? Jangan dikira aku ga brusaha mempertahankan keutuhan klgku, aku berusaha keras, tapi kadang-kadang rasa putus asa datang. Banyak doa dan mohon ampunan atas kesalahan suami dan kesalahanhu sendiri, kadang hatiku bisa tegar nggak mau nyerah dg keadaan ini, ada keyakinan yang dalam akan pertolongan Tuhan. Tapi aku juga gak bisa menghindar dari rasa capek, lelah, dan putus asa. Aku meminta berkali-kali untuk memilih, aku atau pere itu. Kalo dia tetep ingin dengan pere itu, aku benar2 meminta untuk dicerai, karena selama aku msh jd istrinya, sampai kapanpun tdk aku ijinkan dia menikah lagi. Dia betul2 bingung mo, sering aku tdk tega melihatnya, karena itu aku utarakan lagi kerelaanku spy dicerai, tapi dia tetep nggak mau. Ketika aku baca tulisanmu aku sempat berpikir, apakah keputusannku untuk bercerai juga sebuah pelarian&#8230;???!!</p>
<div class="JawabKomentar">wah..elmo dikit kaget ni pas baca komen.. ternyata ada yang ngalamin dan baca ni.. <img src='http://elmosphere.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> thanks banget ya dah mau share disini.. Permasalahan yang Ulis alami cukup rumit.. dan pasti..pasti menyakitkan. Memang elmo tidak mengalami apa yang Ulis alami, tapi elmo cukup mengerti dan merasakan juga. Menurut elmo pribadi, nggak pernah setuju sama yang namanya perceraian. Buatku, pernikahan itu sakral, suci adanya.. dan hanya sekali seumur hidup. Demikian juga elmo nggak setuju banget sama yang namanya poligami. Menikah itu sekali seumur hidup dan yup.. kesetiaan itu sangat..sangat penting. Pertanyaan2 Ulis tentang kenapa nggak dari dulu suami Ulis berusaha untuk mencari mantannya dan kemudian menikahinya, ketimbang berbuat dosa belakangan.. itu juga yang elmo pikirkan.. Pertanyaan elmo.. Apakah keputusan suami Ulis merupakan keputusan yang matang?Dalam artian.. bukan nafsu belaka? Apakah pernikahan kalian sehat sebelum suami Ulis bertemu dengan mantannya? Saya rasa.. keputusan untuk bercerai bukanlah jalan yang terbaik.. Bagaimana dengan anak Ulis nantinya? Mungkin saat ini yang diperlukan adalah bicara dari hati ke hati.. terbuka. Apakah selama ini suami mengalami suatu masalah atau ada hal-hal yang dia rasakan tapi tidak pernah diutarakan? Yang pada akhirnya membuat suami jadi khilaf? Itu dulu pertanyaan saya.. hehe.. *duh maaf ya elmo ni nggak pandai dalam hal beginian* <img src='http://elmosphere.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </div>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: lindaleenk</title>
		<link>http://elmosphere.com/2008/cincin-cerai/comment-page-1/#comment-622</link>
		<dc:creator>lindaleenk</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Jul 2008 15:10:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://elmosphere.com/?p=160#comment-622</guid>
		<description>kok niat sih mpe ada cincinnya..

&lt;div class="JawabKomentar"&gt;ho oh.. aneh-aneh aja :(</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kok niat sih mpe ada cincinnya..</p>
<div class="JawabKomentar">ho oh.. aneh-aneh aja <img src='http://elmosphere.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </div>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: nie</title>
		<link>http://elmosphere.com/2008/cincin-cerai/comment-page-1/#comment-595</link>
		<dc:creator>nie</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Jul 2008 06:47:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://elmosphere.com/?p=160#comment-595</guid>
		<description>selama masih bida diselamatkan ya selamatkanlah..napain cerai. Tul ga, mo? :p

&lt;div class="JawabKomentar"&gt;Betuul!! :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>selama masih bida diselamatkan ya selamatkanlah..napain cerai. Tul ga, mo? :p</p>
<div class="JawabKomentar">Betuul!! <img src='http://elmosphere.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </div>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Adieska</title>
		<link>http://elmosphere.com/2008/cincin-cerai/comment-page-1/#comment-578</link>
		<dc:creator>Adieska</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jul 2008 21:01:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://elmosphere.com/?p=160#comment-578</guid>
		<description>Hm... Aneh... Ga usah diikutin deh...

&lt;div class="JawabKomentar"&gt;ho oh :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hm&#8230; Aneh&#8230; Ga usah diikutin deh&#8230;</p>
<div class="JawabKomentar">ho oh <img src='http://elmosphere.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </div>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kezialee</title>
		<link>http://elmosphere.com/2008/cincin-cerai/comment-page-1/#comment-567</link>
		<dc:creator>kezialee</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jul 2008 15:48:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://elmosphere.com/?p=160#comment-567</guid>
		<description>hauuuu
koq bisa2nya org bikin ginian yha?
saia si ga stuju bgt! apakah dengan sebuah cincin, lantas janji suci nan sakral yang telah diucapkan langsung hilang bgt saja?
fiuuuhh~ moral makin bobrok. idenya kreatif siy, tpi ttp aja ga setuju.

&lt;div class="JawabKomentar"&gt;iya.. q juga nggak stuju..buat apa?kesannya malah mengeruk keuntungan saja plus mendukung perceraian. Napa nggak bangun biro konsultasi saja dan kemudian buat cincin perbaikan hubungan?kok malah perceraian? Kalo emang buntutnya cerai, napa milih menikah dengan orang itu?Kalo emang masih memikirkan cerai, berarti belum siap untuk menikah, jadi jangan menikah! *emosi (lo?!) hihi.. </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hauuuu<br />
koq bisa2nya org bikin ginian yha?<br />
saia si ga stuju bgt! apakah dengan sebuah cincin, lantas janji suci nan sakral yang telah diucapkan langsung hilang bgt saja?<br />
fiuuuhh~ moral makin bobrok. idenya kreatif siy, tpi ttp aja ga setuju.</p>
<div class="JawabKomentar">iya.. q juga nggak stuju..buat apa?kesannya malah mengeruk keuntungan saja plus mendukung perceraian. Napa nggak bangun biro konsultasi saja dan kemudian buat cincin perbaikan hubungan?kok malah perceraian? Kalo emang buntutnya cerai, napa milih menikah dengan orang itu?Kalo emang masih memikirkan cerai, berarti belum siap untuk menikah, jadi jangan menikah! *emosi (lo?!) hihi..</div>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Neng Keke</title>
		<link>http://elmosphere.com/2008/cincin-cerai/comment-page-1/#comment-566</link>
		<dc:creator>Neng Keke</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jul 2008 14:42:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://elmosphere.com/?p=160#comment-566</guid>
		<description>Bener... Bener.... Kebayang kalo cere'nya dah berkali2, tuh cincin bisa menuhin jari. Trus malahan jadi omongan orang. Hhhhhiiiiiiiiiii... :p

&lt;div class="JawabKomentar"&gt;ho oh.. nggak bisa bayangin yang dah kawin cerai berapa kali :D 
jadi omongan orang?hehe..mungkin disaat itu, cerai sudah bukan suatu hal yang tabu lagi.. :(
dunia oh dunia.. </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bener&#8230; Bener&#8230;. Kebayang kalo cere&#8217;nya dah berkali2, tuh cincin bisa menuhin jari. Trus malahan jadi omongan orang. Hhhhhiiiiiiiiiii&#8230; :p</p>
<div class="JawabKomentar">ho oh.. nggak bisa bayangin yang dah kawin cerai berapa kali <img src='http://elmosphere.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
jadi omongan orang?hehe..mungkin disaat itu, cerai sudah bukan suatu hal yang tabu lagi.. <img src='http://elmosphere.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /><br />
dunia oh dunia..</div>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Pythia</title>
		<link>http://elmosphere.com/2008/cincin-cerai/comment-page-1/#comment-557</link>
		<dc:creator>Pythia</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jul 2008 10:35:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://elmosphere.com/?p=160#comment-557</guid>
		<description>halah2 ada2 aja deh... :D
btw iya cincinnya bagus, coba gak ada bolongnya, mau deh.. :P

&lt;div class="JawabKomentar"&gt;hihihi.. kok mau si? kalo Pythia dah merit gitu, mau dikasi cincin cerai? :lol:</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>halah2 ada2 aja deh&#8230; <img src='http://elmosphere.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
btw iya cincinnya bagus, coba gak ada bolongnya, mau deh.. <img src='http://elmosphere.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<div class="JawabKomentar">hihihi.. kok mau si? kalo Pythia dah merit gitu, mau dikasi cincin cerai? <img src='http://elmosphere.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </div>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
