Update: Terdapat tiga buah ledakan di Jakarta. Ledakan pertama di JW Marriot, disusul di Ritz Carlton hanya berselang dua menit dan yang ketiga terjadi di Muara Angke. Sejauh ini terdapat 9 orang meninggal dunia dan 52 orang luka berat. Detail korban yang meninggal masih simpang siur namun menurut berita korban terbanyak adalah WNA. Korban meninggal dikabarkan karna rusak dibagian wajah dan kaki. Salah satu korban ledakan meninggal dunia merupakan warga negara New Zealand yang juga adalah Presiden semen Holcim. Ledakan bom ini juga dikabarkan adalah bom bunuh diri karna ditemukan dua mayat tanpa kepala di JW Marriot dan dua di Ritz Carlton. Bahan peledakan telah dibawa ke Polda.

Jumat, 17 Juli 2009 pagi ini terjadi dua ledakan sekitar jam 7 lewat 40 menit di Hotel JW Marriot dan Ritz-Carlton Jakarta dan menyebabkan setidaknya delapan orang asing terkapar. Empat di antaranya berada di dalam Restoran Plaza Mutiara JW Marriot dan empat lainnya lagi berada di Ritz-Carlton.

Seorang saksi yakni Alexander mengatakan bahwa ada warga negara asing yang kakinya remuk dan yang lain isi perutnya keluar.Korban dilarikan ke RS MMC Kuningan. Saat ini, Kepala Polda Metro Jaya Irjen Wahono beserta timnya sedang melakukan olah tempat kejadian. Teror bom ini tentu menyebabkan kedatangan Manchester United dipertanyakan.

Kedatangan MU ini merupakan rangkaian tur mereka ke Asia. Sebelumnya ke Jakarta, mereka menjalani laga persahabatan pertama dalam Tur Asia 2009 mereka melawan tim Malaysia dan setelah bertanding di Indonesia mereka akan melanjutkan perjalanan ke Seoul.

Kesebelasan Setan Merah itu akan bertemu dengan tim Indonesia All Star (IAS) di laga persahabatan pada Senin (20/7) mulai pukul 20.00 WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). 

Sumber: Kompas

Ya Tuhan.. Indonesia ini tidak pernah belajar.. bukankah teror bom hanya menyebabkan kerugian negara sendiri? Sungguh tindakan yang tidak bertanggung jawab..dunia sudah mau kiamat masih main bom-bom-an.. *sigh*